Sejarah Bagi Dunia Panahan Di Indonesia "PON 1948" - Ghazi Archery Indonesia

Sejarah Bagi Dunia Panahan Di Indonesia "PON 1948"

2 bulan yang lalu    

Olahraga panahan di Indonesia pertama kali dipertandingkan secara resmi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 1948. Saat itu, olahraga ini menjadi salah satu cabang olahraga yang banyak menarik peserta sehingga dalam setiap kegiatan PON, cabor ini tidak pernah absen dalam kompetisinya. Melihat antusias yang besar serta tumbuhnya atlet dari cabang olahraga tersebut, akhirnya organisasi Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) berdiri sebagai wadah bagi atlet panahan yang  terbentuk 12 Juli 1953 silam di Jogjakarta atas prakarsa Sri Paku Alam VIII.

Atas prakarsanya tersebut, akhirnya Sri Paku Alam VIII menjabat sebagai Ketua Umum Perpani selama 24 tahun terhitung mulai dari 1953 hingga 1977. Setelah terbentuk organisasi resmi tersebut, akhirnya Perpani mengajukan diri sebagai anggota FITA (Federation Internationale de Tir A L'arc), sebuah organisasi panahan internasional yang telah ada sejak 1931.

Di awal masa kejayaan, Indonesia banyak melahirkan atlet panahan Indonesia. Antara lain adalah Nurfitriyana Saiman, Lilies Handayani, dan Kusuma Wardhani. Ketiga atlet tersebut dibimbing langsung oleh atlet panahan senior yakni Donald Pandiangan.

Sepak terjang tiga srikandi panah Indonesia tersebut sukses melahirkan banyak prestasi, dan yang selalu dikenang adalah ketika mereka memenangkan Olimpiade Seol 1988. Atas keberhasilannya ketiga srikandi tersebut, maka beberapa waktu lalu perjuangan mereka pun diangkat ke layar lebar dengan judul "3 Srikandi" yang diperankan oleh Bunga Citra Lestari, Tara Basro dan Chelsea Islan.

Olahraga yang menggunakan busur dan anak panah ini tidak hanya diminati oleh satu kalangan saja, baik laki-laki dan wanita turut mendominasi olahraga ini. Bahkan, di era modern seperti sekarang, olahraga panahan juga telah masuk dalam ekstrakulikuler sekolah. Hal ini menggambarkan bahwa olahraga ini sudah sangat populer di Indonesia.

Tahun lalu, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, juga berkedapatan hadir dalam Bogor Open Archery Championship 2017. Beliau hadir sebagai peserta penggembira di antara atlet panahan yang tengah berkompetisi dalam kejuaraan tersebut.

Adapun atlet panahan yang sering bertanding demi Merah Putih di antaranya adalah Riau Ega Agatha, Ika Yuliana Rochmawati, Diananda Choriunisa, dan Denllie Threesyadinda.

Sumber : Sportku.com




Komentar Artikel "Sejarah Bagi Dunia Panahan Di Indonesia "PON 1948""